Sejarah
Formasi dan debut album (1994-1995)
Sebelum merilis debut album Foo Fighters tahun 1995, hanya
Dave Grohl
saja sebagai anggota resmi, Grohl lalu mengumpulkan para personilnya seperti
bassis Nate Mendel dan drummer William Goldsmith mantan drummer Suny Day Real
Estate , serta gitaris tur
Nirvana yaitu Pat Smear sebagai gitaris, untuk
menyelesaikan penggarapan album ini. Memulai pertunjukan pertama di
Portland,Oregon sebelum mendapatkan popularitas, Single pertama band baru itu
adalah This Is a Call
. Single itu cukup
mencuri perhatian publik,
sebelum dirilisnya album bertajuk
Foo Fighters yang mencuatkan tembang
"I’ll Stick Around", "For All The Cows" dan "Big
Me" . Dalam debut album Foo Fighters, seluruh sound dalam lagu-lagu
seperti "This Is A Call" dan "I"ll Stick Around"
memiliki aroma Nirvana. Tapi dalam abum The Colour & The Shape, upaya untuk
menghasilkan sound ala Foo Fighters semakin kentara.
The Colour and the Shape (1996–1997)
drummer Taylor Hawkins (foto di
tahun 2012) bergabung dengan band di tahun 1997.
Goldsmith mengundurkan diri sebelum rekaman album kedua
The Colour and
the Shape (1997) ,sehingga Grohl memainkan sendiri bagian drum saat
melakukan rekaman "
hampir semua lagu direkam oleh Grohl sendiri".
Album ini juga dikenang para penggemar musik dengan sentuhan drum paling
bertenaga, khas pria kelahiran Warren, Ohio itu. Kesulitan
mencari penggebuk drum akhirnya teratasi dengan merekrut pemain drum band
Alanis Morissette
yaitu Taylor Hawkins. Baru saja napas Dave bisa tenang, giliran gitaris Pat
Smear yang undur diri pada saat ajang
MTV Video Music Awards. Dan akhirnya mantan
rekan
Dave Grohl
di band
Hardcore
"Scream" Franz Stahl lalu mengisi posisi kosong itu .
There Is Nothing Left to
Lose
(1998–2001)
Susunan personel album
The Colour and the Shape hanya bertahan sampai
album rekaman ketiga ,
There Is Nothing Left to Lose (1999) Franz Stahl
mengundurkan diri. Setelah melakukan audisi kepada 35 gitaris, Lalu posisi
kosong itu ditempati Chris Shiflett yang bergabung sebagai gitaris band setelah
selesainya album sampai
There Is Nothing Left to Lose (1999) dan
bertahan hingga sampai saat ini. Grohl, Mendel, dan Hawkins menghabiskan
beberapa bulan untuk merekam album ketiga band ini, penggarapan album ini
dilakukan di Virginia rumah studio Grohl yang ia beli dan dibangunnya. Album
ini menelurkan beberapa single, termasuk "Learn to Fly" ini single
band pertama yang mencapai US
Billboard Hot 100.
One by One (2002)
Band ini merilis album keempat yaitu
One by One pada tahun 2002, Pada
tanggal 23 November 2002,
Grohl mencapai tonggak sejarah yang luar biasa
dalam karier musiknya bersama Foo Fighters dengan mencuatnya single lagu
"All My Life"
yang berada di puncak chart Billboardd Modern Rock
selama beberapa minggu
. serta Lagu tersebut "All My Life"
dianggap kritikus musik rock dunia sebagai
model milenium baru dari band
rock "berkelas dunia". Lebih dari itu,harmonisasi berkelanjutan
dari tiap muatan lagu Di album One by One sungguh perkasa. Foo Fighters tak
hanya sekadar menjual lagu jagoan "All My Life" saja!, namun mengikat
pesona bersambung denagan lagu "Low" lalu mereka juga mengajak kita
untuk berimaji dengan nada tinggi melodis, "Have It All" dan
"Times Like These". Dave dan Kawan-kawan juga menyuguhkan tema
transisi bisikan dan lengkingan menyayat dalam "Disenchanted Lullaby"
ataupun balada "Tired of You" yang didukung tehnik gitar indah dari
Brian May (Queen), hingga tema topik yang diwakili oleh "Come Back",
Ini menjadi bukti kemampuan Grohl melebarkan batas-batas Hard rock dengan
variasi gaya dan tekstur yang lebih luas dibandingkan album terdahulu band ini.
dan Album ini dianugerahi Best Rock Album di ajang Grammy Award 2002. Namun
sayangnya, Menurut Dave Grohl, Album ini adalah
hal yang paling buruk dalam
bandnya. Buktinya adalah dari 7 lagu buatannya hanya beberapa yang diakui
sebagai lagu mereka. Selain itu, Foo Fighters nyaris bubar karena perbedaan
pendapat dengan sang drummer Taylor Hawkins. Dan juga ada kabar desas sesus
bahwa Demo
Buangan dari 5 lagu album One by One dan 2 buah rekaman live
demo di House of Blues tahun 2002 diupload oleh salah satu penggemar - ada yang
bilang bahwa yang mengupload ini adalah Taylor Hawkins - untuk mengenang One by
One.
In Your Honor (2005–2006)
Foo Fighters dengan penampilan akustik
[1]
Foo Fighters lalu merilis Album
In Your Honor (2005), yang terbagi
antara lagu akustik dan material yang lebih berat. Album ini direkam di sebuah
studio yang baru dibangun di Northridge,
Los Angeles,
dan
beberapa musisi seperti John Paul Jones,
Norah Jones
dan Josh Homme ikut berkontribusi dalam pembuatan album ini. Lirik di album ini
mempunyai dua tema beresonansi dan introspektif, karena perpengaruh dalam
keterlibatan Grohl pada kampanye
John Kerry
pada pemilihan presiden
USA tahun
2004. Album ini juga
dinominasikan lima kategori di ajang
Grammy Awards
ke-48, Best Rock Album, Best Surround Sound Album, Best Rock Song and Best Rock
Performance untuk Duo or Group with Vocal untuk "Best of You", and
Best Pop Collaboration with Vocals untuk "Virginia Moon".
yang
pada akhirnya mereka tidak memperoleh penghargaan satupun di ajang
Grammy
Awards ,
Ini adalah Album pertama dari band ini yang tidak memperoleh
penghargaan Grammy Awards. Di majalah Kerrang! album In Your Honor disebut
sebagai album terbaik ke-9 (2005) sementara di majalah
Rolling Stone
menduduki album terbaik ke-30 . Album ini menduduki puncak tangga lagu di lima
negara termasuk
Australia dan mencapai lima besar , termasuk
nomor dua di
Amerika Serikat dan
Inggris.
Echoes, Silence, Patience
& Grace dan Greatest Hits (2007–2009)
Penampilan band di tahun 2007
Foo Fighters lalu merilis album keenam,
Echoes, Silence, Patience &
Grace , pada tahun 2007. Album ini menduduki puncak tangga lagu di
Inggris,
Australia,
Selandia Baru
dan
Austria,
dan memiliki tiga single yang sukses, "The Pretender", "Long
Road to Ruin" and "Let It Die". Album ini masuk nominasi untuk
lima kategori di ajang
Grammy Award, dan memenangkan Best Rock Album
lalu Lagu "The Pretender" yang mendapat penghargaan Grammy Awards
sebagai Best Hard Rock Performance dan juga Best International Album tahun 2008
di ajang
Brit Awards.
Pada tanggal 3 November 2009, Foo Fighters merilis Greatest Hits, yang terdiri
dari 16 lagu termasuk versi akustik yang belum pernah dirilis sebelumnya dari
"Everlong" dan dua lagu baru "
Wheels"
and "Word Forward" yang diproduksi oleh produser
Nevermind,
yaitu Butch Vig. Grohl mengatakan bahwa merilis Greatest Hits terlalu dini dan
"... ." Dia merasa bahwa mereka belum menulis hits terbaik. Pada
tahun 2010, ia menegaskan bahwa Pat Smear telah resmi bergabung kembali dengan
band setelah tur bersama Foo Fighters sebagai anggota tidak resmi antara tahun
2006 dan 2009. Selama perjalanan karier band, tiga album telah memenangkan
Grammy Awards untuk kategori Best Rock Album , dan enam album masuk nominasi.
Wasting Light (2010–2012)
Foo Fighters in 2009. From left to right: Hawkins,
Shiflett, Grohl, Mendel
Dave Grohl
bersama bandnya memang tidak pernah mengecewakan penggemarnya setiap kali
menelorkan album baru. Selalu ada hal baru dan menggairahkan yang disuguhkan,
di Album ketujuh mereka
Wasting Light dirilis pada tanggal 12 April
2011, bersama produser musik hebat
Butch Vig (produser album
Nirvana,
"
Nevermind"),
pengerjaan album ini dilakukan di garasi rumah Dave Grohl dengan beberapa
mikropon dan perangkat tape (tanpa menggunakan komputer). Lewat racikan
musiknya yang murni, tanpa basa-basi,keras, bernyali, dan tidak ada kompromi,
Album Wasting Light
menjadi album yang paling luar biasa dari 17 tahun
sejarah band ini,
Faktanya bahwa rekaman rock n roll yang di buat di
garasi, benar-benar manual dari kaset tanpa bantuan computer bisa menjadi album
no. 1 di dunia . Album ini terjual 235,000 keping pada pekan pertama
setelah diluncurkan dan menduduki peringkat pertama pada US Billboard 200
chart. Dan juga tidak ketinggalan band ini berhasil memborong enam penghargaan
di ajang
Grammy Award 2012 yakni Best Rock Performance
untuk lagu "Walk", Best Hard Rock/Metal Performance untuk lagu
"White Limo", Best Rock Song untuk lagu "Walk", Best Rock
Album untuk Wasting Ligh
t dan Best Long Form Music untuk Foo Fighters:
Back and Forth. Isi lirik Album ini terinspirasi oleh grup musik beraliran pop
disco yang notabene banyak menghasilkan lagu-lagu balada, ABBA, grup asal
Swedia
inilah yang ternyata menjadi salah satu ide dibalik terciptanya album ini.
Tapi, Foo Fighters langsung mematahkan pendapat orang yang menganggap bahwa
hasil rekaman mereka nanti bakal terdengar seperti lagu-lagu yang dibawakan
oleh grup band tersebut. Dalam penggarapan album ini, mereka hanya terinspirasi
oleh lirik yang ada pada bagian refrain di lagu-lagu hasil karya ABBA saja.
Band berharap dengan terinspirasi dari lagu
ABBA dan
Bee Gees,
agar karya mereka bisa menjadi sesuatu yang besar dan hebat seperti apa yang
pernah didapatkan oleh kedua band pendahulunya itu. Dalam proses penggarapan
album ini.
Sonic Highways (2013–Sekarang)
Meskipun awalnya mengumumkan istirahat setelah album Wasting Light, Tapi
pada Januari 2013 Grohl kemudian menyatakan bahwa band ini telah mulai menulis
materi untuk album studio kedelapan. Pada tanggal 20 Februari 2013, di
Brit Awards,
Grohl mengatakan dia terbang kembali ke Amerika untuk mulai bekerja di album
berikutnya. Dalam sebuah wawancara dengan XFM, Grohl mengumumkan bahwa album
berikutnya telah dijadwalkan untuk rilis 2014. Grohl mengatakan, "Yah, aku
akan memberitahu Anda, kami telah menulis lagu kami di studio , dan dalam
beberapa minggu terakhir kita telah menulis sebuah album dan kami akan membuat
album ini dengan cara yang tidak pernah dilakukan sebelumnya dan kami sangat
bersemangat tentang hal itu ... Ini sedikit cara gila - dan itu tidak siap
untuk terjadi sekarang -. tapi saya pikir tahun depan akan menjadi tahun yang
sangat besar untuk Foo Fighters "
Pada tanggal 6 September 2013, Shiflett memposting foto ke akun
Instagram-nya
yang menunjukkan 13 lagu yang direkam untuk album baru dan kemudian
menggambarkan album ini dalam sebuah wawancara sebagai "pretty fucking
fun". Rami Jaffee ikut berkontribusi di tiga lagu rekaman, salah satunya
berjudul "In the Way". Butch Vig, yang bekerja dengan band pada
Wasting Light, dikonfirmasi melalui
Twitter
pada akhir Agustus 2013 dia yang memproduksi album.
Band ini menegaskan bahwa hal itu akan mengakhiri hiatus nya dengan bermain
dua pertunjukkan di
Mexico City, Meksiko, pada tanggal 11 dan 13
Desember 2013. Pada tanggal 31 Oktober 2013, muncul video resmi di Foo Fighters
YouTube channel menunjukkan seorang pengendara sepeda motor, yang diperankan
aktor Erik Estrada, memberikan undangan kepada masing-masing anggota band untuk
bermain di Meksiko.
Pada tanggal 16 Januari 2014, gambar telah diposting ke halaman Facebook Foo
Fighters dengan beberapa kaset master dengan beberapa label "LP 8".
Pada tanggal 15 Mei 2014, diumumkan bahwa album kedelapan band ini akan dirilis
pada November 2014 dan bahwa Foo Fighters juga akan memperingati albumnya dan
ulang tahun ke-20 mereka dengan serial TV
HBO disutradarai oleh Dave
Grohl berjudul Sonic Highways. Pada tanggal 30 Juli 2014, Butch Vig
mengungkapkan bahwa Foo Fighters telah selesai merekam dan mixing album baru
dan juga mengungkapkan bahwa album ini dijadwalkan akan dirilis sebulan setelah
pemutaran perdana acara TV.
Pada bulan Juni 2014, band ini sepakat untuk memainkan pertunjukan di
Richmond, VA yang seluruhnya didanai oleh fans di website Tilt.com. Acara ini
berlangsung pada 17 September sebanyak 1.500 penggemar berkumpul. Band ini
memainkan 23 lagu selama dua setengah jam.
Foo Fighters mengumumkan tur mereka akan melakukan pertunjukan di Cape Town,
Afrika Selatan pada tanggal 10 Desember 2014 dan Johannesburg pada 13 Desember.
Pada tanggal 14 September 2014 Band melakukan pertunjukan di pembukaan the
Invictus Games , pertunjukan pertama mereka di Inggris sejak penutupan Festival
Reading tahun 2012 . Pada 10 September Foo Fighters juga melakukan pertunjukan
di Concorde 2, sebuah klub di Brighton,
Inggris.
Pada tanggal 8 Agustus 2014, band ini merilis klip singkat dari karya
terbaru mereka, hanya berjudul "8", dengan Grohl berteriak kata-kata
"All Rise". Pada tanggal 11 Agustus, diumumkan bahwa album baru band
ini akan berjudul Sonic Highways dan dirilis pada tanggal 10 November 2014.
Pada malam 14 September 2014, Foo Fighters melakukan upacara penutupan the
Invictus Games di Inggris, bersama banyak artis lain, seperti
Ellie Goulding,
James Blunt,
Rizzle Kicks,
Bryan Adams, dan
Kaiser Chiefs.
Pangeran Harry
memberikan pidato sebelum Foo Fighters memulai pertunjukan, Grohl dan Pangeran
saling merangkul ketika mereka di atas panggung.
Tur mereka akan dilanjutkan ke
Australia
dan
Selandia Baru
pada bulan Februari dan Maret 2015, dan juga akan mencakup pertunjukan di
Wrigley Field
pada bulan Agustus 2015.
Gaya
Musik
Ketika pertama kali Grohl mulai bermain dengan band ini, musiknya sering
dibandingkan dengan band dia yang sebelumnya yaitu
Nirvana.
Grohl mengakui bahwa Nirvana terutama penyanyi / gitaris
Kurt Cobain
adalah pengaruh besar pada penulisan lagunya. Grohl mengatakan bahwa
"Melalui Kurt, aku melihat keindahan minimalisme dan pentingnya musik yang
dipreteli. Foo Fighters juga memanfaatkan teknik pergeseran antara verse tenang
dan chorus keras, dan juga Grohl pernah mengatakan dia dipengaruhi oleh anggota
Nirvana " yang menyukai Knack, Bay City Rollers,
The Beatles,
ABBA dan sebanyak yang
kita suka Flipper dan Black Flag, saya kira " menulis dan merekam lagu
untuk album pertama Foo Fighters semuanya dilakukan oleh dirinya sendiri.,
Grohl menulis riff gitar menjadi seperti berirama . Ia mendekati kepekaan
terhadap gitar dengan cara yang mirip dengan bermain sebuah drumkit ,
menetapkan bagian drum yang berbeda untuk string yang berbeda pada instrumen.
Hal ini memungkinkan dia untuk mengumpulkan lagu dengan mudah, ia berkata,
"Aku bisa mendengar lagu di kepalaku sebelum selesai." Setelah semua
personil telah lengkap, teman-teman band ikut membantu pembuatan lagu .
Para anggota Foo Fighters berbaur dengan elemen melodi yang lebih berat.
Grohl mencatat pada tahun 1997, "Kita semua cinta musik , apakah itu
The Beatles
atau
Queen
atau
punk rock
saya pikir iming-iming punk rock adalah energi dan kedekatan;. Yang perlu
thrash Tetapi pada saat yang sama kita semua menyukai melodi yang indah, kau
tahu itu sangat alami?. "Grohl mengatakan pada tahun 2005," saya suka
berada di sebuah band rock, tapi saya tidak tahu apakah saya selalu ingin
berada di sebuah band rock alternatif dari tahun 1990-an selama sisa hidup
saya. "Grohl mencatat bahwa tur akustik bandnya itu seperti upaya untuk
memperluas sound groupnya.